Rabu, 10 April 2013

UEFA Jewer Wolfgang Stark


Foto: ==> UEFA Jewer Wolfgang Stark <===

Liputan6.com, Nyon, Swiss : UEFA mencoret salah satu wasit elitenya asal Jerman, Wolfgang Stark, dari daftar kandidat pengadil di babak semifinal dan partai final Liga Champions musim ini. Keputusan UEFA dilandasi kesalahan atau blunder yang dilakukan wasit berusia 43 tahun itu saat menjadi pemimpin partai leg pertama babak perempat final antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona yang berlangsung di Parc des Princes, Paris, 2 April lalu.

Adalah Esport 3 yang merilis kabar pencoretan tersebut. Padahal, Stark termasuk salah satu wasit top yang dijagokan bakal menjadi pengadil partai puncak di Wembley Stadium, 25 Mei mendatang. Esport 3 menunjuk hasil putusan Komite Wasit UEFA yang dipimpin mantan wasit beken asal Italia, Pierluigi Collina.

Dalam penilaian Collina dkk, Stark terbukti telah melakukan tiga kesalahan mendasar dalam satu pertandingan, hal mana otomatis mencoret kemungkinan dirinya ditunjuk menjadi wasit di partai final. Tiga kesalahan Stark dimaksud adalah kegagalannya menghentikan pertandingan ketika dua pemain dari satu tim yang sama (Javier Mascherano dan Jordi Alba) tergeletak di lapangan karena mengalami cedera.

Dari insiden itulah lahirlah gol pertama balasan Les Parisiens yang dicetak Zlatan Ibrahimovic. Gol ini pun mendapat protes keras dari kubu Barca yang menilai sebelumnya Ibra telah berada dalam posisi off-side.

Kesalahan kedua yang dilakukan Stark adalah ia memaksa Mascherano dan Alba untuk meninggalkan lapangan pertandingan. Padahal, dalam aturan disebutkan, jika dua atau lebih pemain yang mengalami cedera, maka mereka tidak perlu diperintahkan meninggalkan lapangan. Kesalahan ketiga, Stark membolehkan Alba dan Mascherano memasuki lapangan dari garis gawang, bukan dari garis tengah.

Seperti diketahui, dua hari setelah pertandingan usai, Barcelona mengirimkan komplain resmi pada UEFA terkait performa Stark. Dengan demikian, Stark gagal melanjutkan kesuksesannya di musim lalu saat dirinya ditunjuk menjadi wasit final Europa League antara Atletico Madrid dan Athletic Bilbao di Arena National, Bukarest, 9 Mei 2012. (Marca)


=> dede yusuf <=

Nyon, Swiss : UEFA mencoret salah satu wasit elitenya asal Jerman, Wolfgang Stark, dari daftar kandidat pengadil di babak semifinal dan partai final Liga Champions musim ini. Keputusan UEFA dilandasi kesalahan atau blunder yang dilakukan wasit berusia 43 tahun itu saat menjadi pemimpin partai leg pertama babak perempat final antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona yang berlangsung di Parc des Princes, Paris, 2 April lalu.

Adalah Esport 3 yang merilis kabar pencoretan tersebut. Padahal, Stark termasuk salah satu wasit top yang dijagokan bakal menjadi pengadil partai puncak di Wembley Stadium, 25 Mei mendatang. Esport 3 menunjuk hasil putusan Komite Wasit UEFA yang dipimpin mantan wasit beken asal Italia, Pierluigi Collina. ...



Dalam penilaian Collina dkk, Stark terbukti telah melakukan tiga kesalahan mendasar dalam satu pertandingan, hal mana otomatis mencoret kemungkinan dirinya ditunjuk menjadi wasit di partai final. Tiga kesalahan Stark dimaksud adalah kegagalannya menghentikan pertandingan ketika dua pemain dari satu tim yang sama (Javier Mascherano dan Jordi Alba) tergeletak di lapangan karena mengalami cedera.

Dari insiden itulah lahirlah gol pertama balasan Les Parisiens yang dicetak Zlatan Ibrahimovic. Gol ini pun mendapat protes keras dari kubu Barca yang menilai sebelumnya Ibra telah berada dalam posisi off-side.

Kesalahan kedua yang dilakukan Stark adalah ia memaksa Mascherano dan Alba untuk meninggalkan lapangan pertandingan. Padahal, dalam aturan disebutkan, jika dua atau lebih pemain yang mengalami cedera, maka mereka tidak perlu diperintahkan meninggalkan lapangan. Kesalahan ketiga, Stark membolehkan Alba dan Mascherano memasuki lapangan dari garis gawang, bukan dari garis tengah.

Seperti diketahui, dua hari setelah pertandingan usai, Barcelona mengirimkan komplain resmi pada UEFA terkait performa Stark. Dengan demikian, Stark gagal melanjutkan kesuksesannya di musim lalu saat dirinya ditunjuk menjadi wasit final Europa League antara Atletico Madrid dan Athletic Bilbao di Arena National, Bukarest, 9 Mei 2012.

Comment