Lionel Messi mengemas 91 gol yang hanya berbuah 1 gelar di 2012 lalu/Reuters
BARCELONA – Lionel Messi dan Diego Simeone mengalami tahun yang dahsyat di 2012. Surat kabar ternama Spanyol Marcapun menobatkan mereka sebagai pemain dan pelatih terbaik di Negeri Matador berdasar jejak pendapat.
Messi dipilih oleh 60 persen dari 115 ribu suara yang masuk. Meski hanya mendapat satu gelar (Copa del Rey), kesuksesan LM10 memecahkan rekor gol tahun kalender dengan mencetak 91 gol sepanjang tahun lalu menjadi faktor utama dipilihnya Messiah.
Cristiano Ronaldo menyusul di tempat kedua dengan selisih cukup jauh,,,,,,,,,,,,,,,,,,14,4 persen dan Falcao melengkapi posisi tiga besar dengan 10,6 persen.
Sementara itu, Simeone dipilih jadi yang terbaik karena keberhasilannya mentransformasikan Atletico Madrid yang hancur-hancuran di awal musim lalu menjadi tim peraih Europa League dan Piala Super Eropa.
Kini, Atletico pun tetap konsisten dengan bertengger di posisi kedua La Liga. Simeone mengungguli Tito Vilanova di posisi kedua, Jose Mourinho di posisi ketiga, dan Pep Guardiola di posisi keempat.
Selain pemain dan pelatih terbaik, Marca pun menanyakan pembelian tersukses dan tergagal. Hasilnya, Jordi Alba dipilih sebagai pembelian terbaik La Liga musim ini. Pemain yang disebut-sebut sebagai bek kiri terbaik di Eropa sekarang itu berada di atas Obafemi Martins dan Aritz Aduriz.
Bila Alba jadi yang terbaik, maka Modric divote sebagai pembelian terburuk. Modric mendapat 32,2 persen. Alasan utama kenapa para voters memilih Modric adalah gagal tampil sesuai dengan ekspektasi. Torehan satu gol dari 19 penampilan dipandang kurang sepadan dengan harga mahalnya. yang mencapai 45 juta euro.
Messi dipilih oleh 60 persen dari 115 ribu suara yang masuk. Meski hanya mendapat satu gelar (Copa del Rey), kesuksesan LM10 memecahkan rekor gol tahun kalender dengan mencetak 91 gol sepanjang tahun lalu menjadi faktor utama dipilihnya Messiah.
Cristiano Ronaldo menyusul di tempat kedua dengan selisih cukup jauh,,,,,,,,,,,,,,,,,,14,4 persen dan Falcao melengkapi posisi tiga besar dengan 10,6 persen.
Sementara itu, Simeone dipilih jadi yang terbaik karena keberhasilannya mentransformasikan Atletico Madrid yang hancur-hancuran di awal musim lalu menjadi tim peraih Europa League dan Piala Super Eropa.
Kini, Atletico pun tetap konsisten dengan bertengger di posisi kedua La Liga. Simeone mengungguli Tito Vilanova di posisi kedua, Jose Mourinho di posisi ketiga, dan Pep Guardiola di posisi keempat.
Selain pemain dan pelatih terbaik, Marca pun menanyakan pembelian tersukses dan tergagal. Hasilnya, Jordi Alba dipilih sebagai pembelian terbaik La Liga musim ini. Pemain yang disebut-sebut sebagai bek kiri terbaik di Eropa sekarang itu berada di atas Obafemi Martins dan Aritz Aduriz.
Bila Alba jadi yang terbaik, maka Modric divote sebagai pembelian terburuk. Modric mendapat 32,2 persen. Alasan utama kenapa para voters memilih Modric adalah gagal tampil sesuai dengan ekspektasi. Torehan satu gol dari 19 penampilan dipandang kurang sepadan dengan harga mahalnya. yang mencapai 45 juta euro.