Carles Puyol (Foto: Reuters)
BARCELONA - Barcelona tengah berada di atas angin dalam perburuan trofi La Liga musim ini usai unggul 13 poin atas Real Madrid. Meski demikian, bek veteran Carles Puyol menilai, skuad Madrid tidak akan menyerah.
Barca tampil gemilang bersama pelatih barunya Tito Vilanova. Melakoni 16 jornada, El Barca belum sekalipun tersentuh kekalahan, bahkan 15 diantaranya diakhiri dengan kemenangan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan juara bertahan Real Madrid yang justru tampil jeblok musim ini. Melakoni jumlah pertandingan sama, El Real sudah menelan tiga kekalahan dan tiga kali imbang. Imbasnya, Madrid kini tercecer di urutan tiga klasemen sementara dengan selisih 13 poin dari Barca.
Menyimak gap yang cukup jauh, plus performa kedua tim yang berbanding terbalik, Barca diyakini banyak kalangan bakal merebut gelar juara La Liga musim ini.
Namun, Puyol justru punya pandangan lain. Dia menilai, Barca belum bisa dipastikan keluar sebagai juara, karena musim masih panjang, dan Madrid juga masih punya peluang untuk bangkit.
“Jika ada tim yang tidak pernah menyerah, itu adalah Madrid,” tutur Puyol enggan jumawa.
“Mereka akan terus bertarung hingga akhir. Hal ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu, di mana kami unggul 12 poin dan harus tandang ke Bernabeu untuk memenangi Liga,” sambungnya dikutip Goal.
Selain faktor skuad yang mumpuni, bek 34 tahun ini juga menyebut Jose Mourinho sebagai sosok yang punya kapasitas untuk membawa Los Blancos kembali ke jalur juara.
“Mourinho adalah pelatih luar biasa dan telah memenangi banyak gelar. Jadi, kami harus fokus pada diri sendiri dan melupakan kompetisi. Tim dalam kepercayaan diri tinggi, kami tengah on fire dan dinamika tim berjalan dengan sangat baik,” pungkas bek dengan ciri khas rambut kriwil ini.
Barca tampil gemilang bersama pelatih barunya Tito Vilanova. Melakoni 16 jornada, El Barca belum sekalipun tersentuh kekalahan, bahkan 15 diantaranya diakhiri dengan kemenangan.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan juara bertahan Real Madrid yang justru tampil jeblok musim ini. Melakoni jumlah pertandingan sama, El Real sudah menelan tiga kekalahan dan tiga kali imbang. Imbasnya, Madrid kini tercecer di urutan tiga klasemen sementara dengan selisih 13 poin dari Barca.
Menyimak gap yang cukup jauh, plus performa kedua tim yang berbanding terbalik, Barca diyakini banyak kalangan bakal merebut gelar juara La Liga musim ini.
Namun, Puyol justru punya pandangan lain. Dia menilai, Barca belum bisa dipastikan keluar sebagai juara, karena musim masih panjang, dan Madrid juga masih punya peluang untuk bangkit.
“Jika ada tim yang tidak pernah menyerah, itu adalah Madrid,” tutur Puyol enggan jumawa.
“Mereka akan terus bertarung hingga akhir. Hal ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu, di mana kami unggul 12 poin dan harus tandang ke Bernabeu untuk memenangi Liga,” sambungnya dikutip Goal.
Selain faktor skuad yang mumpuni, bek 34 tahun ini juga menyebut Jose Mourinho sebagai sosok yang punya kapasitas untuk membawa Los Blancos kembali ke jalur juara.
“Mourinho adalah pelatih luar biasa dan telah memenangi banyak gelar. Jadi, kami harus fokus pada diri sendiri dan melupakan kompetisi. Tim dalam kepercayaan diri tinggi, kami tengah on fire dan dinamika tim berjalan dengan sangat baik,” pungkas bek dengan ciri khas rambut kriwil ini.